KEGIATAN KOKURIKULER STUDI SEJARAH DAN BUDAYA LOKAL KABUPATEN GRESIK
Budaya adalah identitas bangsa, menjaganya sama dengan menjaga eksistensi bangsa. Mengaplikasikan kutipan ini dalam kegiatan kokurikuler studi sejarah dan budaya lokal.
Kali ini UPT SMP Negeri 1 Gresik mengajak murid kelas 7 untuk mengenal sejarah dan budaya kota Gresik. Petualangan dimulai dari BANDAR GRISSEE yang merupakan kawasan wisata kota tua di Gresik, Jawa Timur yang memiliki bangunan cagar budaya ikonik yang unik, yakni sebuah gardu listrik yang dilengkapi sirene yang sering disebut dengan Garling atau Gardu suling. Bandar Grissee berada di kawasan wisata kota tua di Gresik yang terdiri dari kampung belanda, kampung arab, kampung cina dan kampung pribumi kemasan sehingga sangat strategis keberadaan gardu suling ini.
Perjalan berikutnya adalah MAKAM SITI FATIMAH BINTI MAIMUN di daerah pantai utara Leran, Jawa Timur. Makam ini termasuk ke dalam salah satu bukti masuknya Islam di Indonesia.
Dilanjutkan ke BENDUNG GERAK SEMBAYAT yang merupakan pengelolaan SDA untuk Gresik dan Lamongan yang menyediakan sumber daya air mengingat potensi beberapa DAS di sungai Bengawan Solo seperti Kabupaten Gresik dan Lamongan untuk dikembangkan sebagai daerah industri dan irigasi.
Destinasi terakhir adalah MALINDO SWIMMING POOL yang berada di Kecamatan Dukun Gresik, merupakan kolam renang yang dibangun dengan konsep wahana hiburan yang cukup lengkap. Disini murid-murid melepaskan semua penat dan bergembira bersama.
#SpensagresMengakarKuatMenjulangTinggi
#uptsmpn1gresik
#osismpkspensagres
#passussagres
#pramuka_spensagres

